"Aku harus benar-benar selektif dalam memilih makanan di sini" kata Amber temanku salah satu mahasiswa pertukaran dari Amerika Serikat suatu hari ketika kita mencari warung untuk makan siang. "Kamu pernah mencoba masakan Indonesia yang pedas?" selidikku. "Pernah secara tidak sengaja dan aku langsung diare seharian setelah menyantap makan itu" katanya sambil meringis membayangkan perutnya yang ngilu setelah mencoba masakan padang. "Bagi kami sebagian besar orang Indonesia sangat menyukai makanan pedas" kataku menjelaskan. "Bahkan ada sebagian orang Indonesia yang merasa belum makan kalau makanan yang dimakan tidak pedas. Itulah mengapa kamu pasti akan menemukan sambal tersedia di meja di warung yang kamu kunjungi yang disediakan bagi pengunjung yang suka makanan pedas". kataku lagi dan Amber manggut - manggut sebagai tanda memahami penjelasanku.
Aku yang tinggal di Kota Malang juga tidak akan kesulitan menemukan makanan pedas. Selain kota wisata Malang juga dikenal dengan kulinernya. Anda akan dengan mudah menemukan warung maupun restoran yang menawarkan berbagai makanan pedas. Dengan campuran bumbu dan cabai anda akan diajak menikmati sensasi pedas masakan Indonesia. Makanan dengan nama nama yang "seram" akan mudah di temui di Malang seperti Mie Setan, Nasi Cakar Setan, Warung Sambal dan bahkan ada yang menunjukkan tingkatan kepedasannya. Masing-masing menawarkan sensasi makanan pedas yang berbeda-beda.
Sebagai salah satu penyuka makanan pedas tentu menjadi kebiasaanku untuk berburu makanan-makanan yang menawarkan sensasi pedas. Setiap ada promo yang menawarkan makanan pedas sudah pasti akan semangat untuk mencobanya. Pada suatu saat ketika aku sedang ber fb ria, salah satu teman chat di fb menunjukkan link tantangan berburu cabe ijo dari Indomie. Indomie memang baru saja mengeluarkan variant produk baru yaitu mie cabe ijo. Gagasan yang cerdik menurutku karena ini mungkin yang pertama. Yang sudah ada biasanya adalah mie selera pedas atau mie hot yang terkesan umum. Kalau Mie cabe ijo itu lebih spesifik dan orang pasti penasaran bagaimana sensasi yang ditimbulka kalau kita makan makanan mie cabe ijo. Bakal seperti apa rasa pedasnya?
Tanpa banyak pikir panjang akupu langsung memutuskan untk mengikuti tantangan ini. Aku masih ingat tanggal 20 mei 2013 clue yang di berikan panitia lokasi mie cabe ijo di Malang ada di jalan dengan nama kota dan candi. Dengan semangat tinggi aku berkeliling mulai jalan bandung, surabaya, jakarta, jombang dan Jalan bondowoso. kebetulan jalan - jalan tersebut berada di sekitar kampusku. Namun nampaknya keberuntungan belum menaungiku. Mungkin aku kurang teliti jadi tidak menemukan warung atau rumah makan yang dimaksut. Akupun beralih menuju jalan dengan nama candi. Aku berkeliling mulai jalan candi panggung, kalasan, borobudur, Candi Badut sampai candi renggo. Sekali lagi aku belum menemukannya. Akupun menunggu keesokan harinya sambil menunggu clue berikutnya.
Hari kedua tantangan dengan semangat yang lebih besar aku kembali mencari warung yang dimaksut panitia. Kali ini cluenya di tambah yakni dekat universitas widya karya dan universitas widya gama. "Wow lebih jelas lagi pasti mudah menemukannya" pikirku. Dengan tambahan dua clue ini aku semakin yakin bisa segera menemukannya warung yang dimaksut. Akupun mencoba mengelilingi dua kampus itu. Namun sayang seribu sayang aku lagi lagi gagal menemukannya. Huh sebal rasanya karena lidah ini sudah semakin penasaran ingin segera menikmati sensasi pedasnya mie cabe ijo.
Hari ketiga clue yang diberikan lebih spesifik yakni Warung Kayungyun. Ada banyak warung kayungyun di Malang dan rasanya dua hari berturut turut aku sudah melewatu warung yang sangat terkenal bagi masyarakat malang itu tapi kenapa aku tidak melihat tulisan yang dimaksud panitia dari indomie itu ya?. Dengan penuh semangat aku menuju kayungyun di jalan Bondowoso kota Malang. Setelah saya lihat ternyata tulisan yang dimaksut tepat ada di depan warung. Dua hari yang lalu aku tidak melihat karena mungkin tertup oleh motor yang parkir didepan tulisan ini.
Tanpa Babibu langsung saja aku pesan. "Indomie cabe ijo pak, pake telor ya" teriakku dengan penuh semangat pada penjualnya. Tanpa menunggu lama karena penyajiannya sangat cepat mie yang aku pesan sudah jadi. Aroma yang bisa aku cium sangat khas aroma cabe ijo. Air liurku hampir saja menetes begitu mencium aroma pedas cabe ijo. Warna mie yang hijau alami menunjukkan bahwa warna hijau dari cabe hijau melumuri tiap ruas mie yang mengepulkan asap hangat. Satu suap indomie cabe ijo sudah masuk ke mulut. Aroma pedas yang tadi tanpa permisi menusuk hidung kini rasa pedas yang menggetarkan lidahku begitu suapan pertama masuk mulut. Ada getaran halus seperti mengigit gigit mulai ujung lidahku. Sensasi cabe ijo benar benar mantap di tambah bumbu yang pas tidak terlalu asin dan tidak terlalu manis.Ada banyak rasa pedas dan pedas cabe hijau memberikan sensasi yang sangat beda dengan cabe merah yang biasa kita gunakan. Indomie cabe ijo telah menambah kazanah cita rasa pedas masakan Indonesia. Bagai anda pencinta kuliner pedas sangat saya rekomendasikan ikut menikmati sensasi pedas cabe ijo yang berbeda.
Labels: Kuliner
"Tak kenal, maka tak sayang"
Pertama kali membina hubungan dengan BB, cukup grogi juga. Maklum sehari-hari aku belum pernah berurusan dengan yang namanya Blackberry, apalagi bila harus menjalin hubungan yang lebih serius. Karena itulah aku putuskan untuk PDKT terlebih dahulu. Dengan adanya internet serta teman-teman yang notabene adalah pengguna BB, aku tak perlu bingung lagi. Alhasil dengan tips-tips jitu dari mereka, hubungan kamipun menjadi lebih dekat. Saran pertama yang aku jalankan adalah membeli perdana XL. Jujur sebelum itu aku belum pernah menggunakan provider ini. Berhubung banyak teman yang mengatakan "BB ada yang kurang tanpa XL", akupun tertarik untuk mencobanya. Apalagi dengan adanya promo 3 bulan full service hanya dengan Rp 50.000, makin ngiler deh. Dan benar saja, setelah pakai aku bisa merasakan internetan, browsing, chatting, dan sosial media dengan Blackberryku berjalan mulus tanpa putus.
"Miliki duniamu seutuhnya, hanya di Blackberry. Karena dunia nyata tak selebar daun kelor."
Banyak hal yang ingin aku lakukan dan inginkan dalam hidup. Dan itu bisa aku wujudkan bersama Blackberry. Aku benar-benar merasa memiliki duniaku seutuhnya saat bersamanya. Fitur serta aplikasi yang tersaji di dalamnya sangat mendukungku dalam mengerjakan beberapa hal yang aku sukai.
"Sepanjang hari tak pernah sepi, bila kau selalu menemani"
Hal pertama yang aku rasakan ketika lulus dari kuliah adalah sepi. Banyak teman yang mulai melangkahkan kakinya keluar dari kota tercintaku ini. Entah pulang kampung atau ingin mengadu nasib di luar kota. Sedikit sekali teman yang masih tersisa dan mereka pun sibuk dengan pekerjaannya. Hampir tak ada waktu untuk berkumpul dan bercengkerama.
Blackberry memberikanku solusi, keluar dari getirnya sepi, dan membantuku menerobos jarak dan waktu yang membatasi. Memberikanku kemudahan dalam berkomunikasi bersama teman-teman dan kerabat yang jauh di mata tapi selalu dekat di hati. Dengan menggunakan layanan BBM, Whatsapp, FB Messenger, Yahoo Messenger, dan GTalk aku bisa selalu ngobrol dengan siapa saja yang aku mau kapanpun dan dimana saja.
Berbicara soal ngobrol, memang paling asik kalo kita bisa langsung bertatap muka atau paling tidak bisa mendengar suaranya. BB sangat peduli dan memahami keinginanku dengan menghadirkan voice dan video call di BBM, BB baru. Wah, semakin cinta aja sama BBku, dan gak sabar juga pengen bercengkerama dengan BB baru.
"Manfaat selalu menyertai orang-orang yang mengerti cara menggunakanya"
Siapa bilang membangun sebuah toko itu membutuhkan modal yang besar? Dengan bermodalkan BB dalam genggaman, aku sudah bisa membangun usahaku sendiri. Dengan menawarkan langsung lewat BBM dan Whatsapp atau bisa juga berbagi info produk melalui social media seperti Facebook dan Twitter. Responnya cukup positif selama kita masih mengutamakan kaidah kesopanan dalam berdagang, bukan dengan cara spamming ke kontak teman.
Dalam aplikasi BBM dan Whatsapp juga tersedia fitur grup. Dengan ini aku bisa bertransaksi lebih intens dan tertarget dengan calon pembeli atau bahkan pelanggan setia. Seluruh informasi lengkap mengenai produk aku share disini. Penggunaan sosial media sebetulnya hanya ditujukan sebagai tempat promosi, transaksi sebenarnya berlangsung lewat BBM dan Whatsapp. Mengingat kebanyakan masyarakat Indonesia menggunakan aplikasi ini.
"Tidak ada yang lebih menakjubkan dari lensa mata, tapi dengan lensa foto aku bisa mengabadikannya"
Fotografi adalah salah satu kegemaranku, walaupun hanya berbekal kamera poket atau smartphone. Rasanya hambar ketika menikmati sebuah momen tanpa ada kamera untuk mengabadikannya. Harus ku akui, aku puas dengan performa kamera BB kesayanganku ini, bisa dibilang jauh lebih bagus daripada hasil jepretan kamera saku kepunyaanku. Gambarnya jernih bahkan ketika dipakai untuk mengambil foto gemerlap lampu di perkotaan. Maka dari itu si BB, gak pernah lepas dari genggamanku kemanapun aku pergi.
"Berbagilah dimanapun dan kapanpun, karena untuk berbagi tak perlu menunggu kaya"
Jemariku ini tak pernah mau diam mengikuti jalan pikiranku yang terkadang cukup kritis dan kreatif. Selalu saja ada ide-ide baru yang ingin aku tulis atau sekedar menanggapi dan membagikannya pada teman-temanku. Berbagi tak harus berupa barang atau uang bukan? Bagiku banyak hal bisa kita bagi, salah satunya adalah tulisan yang mungkin saja bisa menjadi inspirasi bagi orang yang membacanya. Seperti halnya kata-kata mutiara yang mampu memberikan percikan semangat pada hati yang gundah.
Bersama my lovely BB, aku bisa berbagi banyak hal pada netizen lewat jejaring sosial. Bukan hanya sekedar kata-kata tapi juga video dan foto yang telah aku ambil dengan kamera BBku ini. Semuanya sangat mudah dilakukan hanya dengan satu perangkat ini, apalagi didukung dengan jaringan hotrod 3G+ dari XL. Tak ada lagi kendala lola (loading lama) ataupun eror dalam membagikan berbagai hal yang kuinginkan.
"Kata hebat hanya layak diberikan bagi mereka yang berani berubah untuk kebaikan."
Setiap hal pasti memiliki kelebihan dan kekurangan, begitu pula dengan kekasih pujaan hatiku ini. Seperti halnya jam pasir yang terus saja menari-nari di atas layar. Namun yang terpenting di antara segalanya adalah adanya perombakan positif untuk memperbaiki segala kekurangan yang ada.
Kini, hadir BB baru yang menawarkan sejuta pesona, diantaranya Peek and Flow, Multitasking, Cloud Storage, Social Media deep integrating, Camera, Picture, and Video Editing, dan lain-lain. Fitur yang memberikan perbaikan dari kekurangan pendahulunya, ditambah dengan sejumlah fitur plus-plus yang telah membuat hati ini tergoda untuk menjamahnya. Aku hanya berharap suatu hari aku bisa berdansa dengannya, menikmati hari demi hari penuh suka cita. Dan bila saat itu tiba, hanya satu kata yang bisa terucap kembali . . . Alhamdulillah.
Love You, BB . . .
Labels: Cerita Ari
Kehidupanku sebagai seorang blogger tidak pernah lepas dari laptop dan wifi. Ibarat seorang sobat karib yang selalu menemaniku menghabiskan banyak waktu denganku. Mulai dari bangun tidur sampai aku memutuskan untuk tidur kembali. Seperti halnya pagi ini, begitu bangun aku langsung menyapa sobat kecilku ini, Dell Inspiron N4110. Entah setan apa yang merasukiku, ada banyak sekali ide yang siap mengajak jemariku menari-nari di atas keyboard laptop kesayanganku yang empuk dan nyaman. Apalagi didukung prosesor Intel Core generasi kedua yang membuat performa sobatku ini lebih handal, makanya ide dan jemarikupun bisa bekerja dengan lancar.
Kegiatan blogging juga gak melulu nulis loh, kadang juga butuh banget grafis. Sentuhan-sentuhan seni dalam bentuk gambar maupun video juga bisa membantuku mempercantik tampilan maupun konten blogku. Untung sekali Dell Inspiron N4110 dibekali AMD Radeon HD6470M yang handal dalam tugas mengolah grafis definisi tinggi. Mau editing foto atau video semua bisa dikerjakan tanpa hambatan, so hasilnyapun jadi memuaskan.
Biarpun seorang blogger bukan berarti aku cuma bengong di kamar seharian. Malah aku sering banget jalan-jalan ke luar buat nyari inspirasi. Dan pasti kamu semua tau, sohibku ini selalu menemani loh. Aku gak pernah bosen sama Dell Inspiron N4110 ini, tampilannya yang stylish abis bikin aku jadi modis. Dengan cover yang bisa diganti-ganti bikin aku selalu PeDe jalan sama dia. Apalagi didukung Baterai 91Wh yang mampu bertahan lebih lama dibandingkan notebook lainnya. Cocok banget kalau lagi di luar rumah. Pokoknya sabatku yang satu ini gak ada tandingannya, I Love Dell Inspiron N4110.
Labels: Blogger, Dell Inspiron N4110



