Sudah satu tahun lebih aku menjalin asmara dengan Blackberry dan masih setia hingga saat ini. Tepatnya sejak tanggal 9 Desember 2011 lalu kita jadian. Pertemuannya pun cukup unik, lewat perantara pak pos yang mengantarkannya sampai di depan pintu rumahku. Well, rasa senangnya masih terbayang-bayang hingga sekarang. Jerih payahku, banyaknya waktu yang terbuang, semangat yang terus berkobar untuk maju, serta ketabahan hati untuk menerima ketidak-adilan akhirnya berbuah manis dengan diantarkannya Blackberry Bold Dakota 9900 ini ke dalam genggamanku. Hanya satu kata yang bisa terucap . . . Alhamdulillah!

"Tak kenal, maka tak sayang"

Pertama kali membina hubungan dengan BB, cukup grogi juga. Maklum sehari-hari aku belum pernah berurusan dengan yang namanya Blackberry, apalagi bila harus menjalin hubungan yang lebih serius. Karena itulah aku putuskan untuk PDKT terlebih dahulu. Dengan adanya internet serta teman-teman yang notabene adalah pengguna BB, aku tak perlu bingung lagi. Alhasil dengan tips-tips jitu dari mereka, hubungan kamipun menjadi lebih dekat. Saran pertama yang aku jalankan adalah membeli perdana XL. Jujur sebelum itu aku belum pernah menggunakan provider ini. Berhubung banyak teman yang mengatakan "BB ada yang kurang tanpa XL", akupun tertarik untuk mencobanya. Apalagi dengan adanya promo 3 bulan full service hanya dengan Rp 50.000, makin ngiler deh. Dan benar saja, setelah pakai aku bisa merasakan internetan, browsing, chatting, dan sosial media dengan Blackberryku berjalan mulus tanpa putus.

"Miliki duniamu seutuhnya, hanya di Blackberry. Karena dunia nyata tak selebar daun kelor."

Banyak hal yang ingin aku lakukan dan inginkan dalam hidup. Dan itu bisa aku wujudkan bersama Blackberry. Aku benar-benar merasa memiliki duniaku seutuhnya saat bersamanya. Fitur serta aplikasi yang tersaji di dalamnya sangat mendukungku dalam mengerjakan beberapa hal yang aku sukai.

"Sepanjang hari tak pernah sepi, bila kau selalu menemani"

Hal pertama yang aku rasakan ketika lulus dari kuliah adalah sepi. Banyak teman yang mulai melangkahkan kakinya keluar dari  kota tercintaku ini. Entah pulang kampung atau ingin mengadu nasib di luar kota.  Sedikit sekali teman yang masih tersisa dan mereka pun sibuk dengan pekerjaannya. Hampir tak ada waktu untuk berkumpul dan bercengkerama.

Blackberry memberikanku solusi, keluar dari getirnya sepi, dan membantuku menerobos jarak dan waktu yang membatasi. Memberikanku kemudahan dalam berkomunikasi bersama teman-teman dan kerabat yang jauh di mata tapi selalu dekat di hati. Dengan menggunakan layanan BBM, Whatsapp, FB Messenger, Yahoo Messenger, dan GTalk aku bisa selalu ngobrol dengan siapa saja yang aku mau kapanpun dan dimana saja.

Berbicara soal ngobrol, memang paling asik kalo kita bisa langsung bertatap muka atau paling tidak bisa mendengar suaranya. BB sangat peduli dan memahami keinginanku dengan menghadirkan voice dan video call di BBM, BB baru. Wah, semakin cinta aja sama BBku, dan gak sabar juga pengen bercengkerama dengan BB baru.

"Manfaat selalu menyertai orang-orang yang mengerti cara menggunakanya"

Siapa bilang membangun sebuah toko itu membutuhkan modal yang besar? Dengan bermodalkan BB dalam genggaman, aku sudah bisa membangun usahaku sendiri. Dengan menawarkan langsung lewat BBM dan Whatsapp atau bisa juga berbagi info produk melalui social media seperti Facebook dan Twitter. Responnya cukup positif selama kita masih mengutamakan kaidah kesopanan dalam berdagang, bukan dengan cara spamming ke kontak teman.

Dalam aplikasi BBM dan Whatsapp juga tersedia fitur grup. Dengan ini aku bisa bertransaksi lebih intens dan tertarget dengan calon pembeli atau bahkan pelanggan setia. Seluruh informasi lengkap mengenai produk aku share disini. Penggunaan sosial media sebetulnya hanya ditujukan sebagai tempat promosi, transaksi sebenarnya berlangsung lewat BBM dan Whatsapp. Mengingat kebanyakan masyarakat Indonesia menggunakan aplikasi ini.

"Tidak ada yang lebih menakjubkan dari lensa mata, tapi dengan lensa foto aku bisa mengabadikannya"

Fotografi adalah salah satu kegemaranku, walaupun hanya berbekal kamera poket atau smartphone. Rasanya hambar ketika menikmati sebuah momen tanpa ada kamera untuk mengabadikannya. Harus ku akui, aku puas dengan performa kamera BB kesayanganku ini, bisa dibilang jauh lebih bagus daripada hasil jepretan kamera saku kepunyaanku. Gambarnya jernih bahkan ketika dipakai untuk mengambil foto gemerlap lampu di perkotaan. Maka dari itu si BB, gak pernah lepas dari genggamanku kemanapun aku pergi.

"Berbagilah dimanapun dan kapanpun, karena untuk berbagi tak perlu menunggu kaya"

Jemariku ini tak pernah mau diam mengikuti jalan pikiranku yang terkadang cukup kritis dan kreatif. Selalu saja ada ide-ide baru yang ingin aku tulis atau sekedar menanggapi dan membagikannya pada teman-temanku. Berbagi tak harus berupa barang atau uang bukan? Bagiku banyak hal bisa kita bagi, salah satunya adalah tulisan yang mungkin saja bisa menjadi inspirasi bagi orang yang membacanya. Seperti halnya kata-kata mutiara yang mampu memberikan percikan semangat pada hati yang gundah.

Bersama my lovely BB, aku bisa berbagi banyak hal pada netizen lewat jejaring sosial. Bukan hanya sekedar kata-kata tapi juga video dan foto yang telah aku ambil dengan kamera BBku ini. Semuanya sangat mudah dilakukan hanya dengan satu perangkat ini, apalagi didukung dengan jaringan hotrod 3G+ dari XL. Tak ada lagi kendala lola (loading lama) ataupun eror dalam membagikan berbagai hal yang kuinginkan.

"Kata hebat hanya layak diberikan bagi mereka yang berani berubah untuk kebaikan."

Setiap hal pasti memiliki kelebihan dan kekurangan, begitu pula dengan kekasih pujaan hatiku ini. Seperti halnya jam pasir yang terus saja menari-nari di atas layar. Namun yang terpenting di antara segalanya adalah adanya perombakan positif untuk memperbaiki segala kekurangan yang ada.

Kini, hadir BB baru yang menawarkan sejuta pesona, diantaranya Peek and Flow, Multitasking, Cloud Storage, Social Media deep integrating, Camera, Picture, and Video Editing, dan lain-lain. Fitur yang memberikan perbaikan dari kekurangan pendahulunya, ditambah dengan sejumlah fitur plus-plus yang telah membuat hati ini tergoda untuk menjamahnya. Aku hanya berharap suatu hari aku bisa berdansa dengannya, menikmati hari demi hari penuh suka cita. Dan bila saat itu tiba, hanya satu kata yang bisa terucap kembali . . . Alhamdulillah.

Love You, BB . . . 

0 Comments:

Post a Comment